Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap pernggunaan bahasa baku dan bahasa tidak baku yang akan berdampak pada hasil presentasi, diskusi, dan penulisan tugas kuliah atau karya ilmiah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskripstif untuk mendeskripsikan dan mengkaji kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa baku dan bahasa tidak baku. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi PGSD yang berjumlah 52 Mahasiswa. Pengumpulan data dengan kegiatan menulis karangan yang di sesuaikan dengan tema bullying. Penghitungan data yaitu dengan rubrik penilaian analitis dengan rentang 85-100 termasuk kategori sangat baik; 70-84 kategori baik; 55-69 kategori cukup dan <55 termasuk kategori kurang. Hasil penelitian terhadap mahasiswa prodi PGSD menunjukkan bahwa 7,69% yaitu hanya 4 mahasiswa dari total responden yang mencapai kategori sangat baik dan menguasai penggunaan bahasa baku dalam tulisan, 25% atau 13 mahasiswa berada pada kategori baik dimana mahasiswa menguasai penggunaan bahasa baku dalam tulisan meski masih ada sedikit kekeliruan. Selanjutnya 34,62% atau 18 mahasiswa berada pada kategori cukup mengguasai bahasa baku namun masih sering menggunakan bahasa tidak baku di dalam tulisan. Kemudian 32,69% atau 17 mahasiswa berada pada kategori kurang atau belum memahami penggunaan bahasa baku dengan baik dan benar dalam tulisan.
Copyrights © 2026