Peningkatan literasi digital pada anak usia dini menjadi urgensi dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran di TK Ciarylene Ambon dan dampaknya terhadap perkembangan literasi digital anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI diterapkan melalui berbagai aplikasi edukatif seperti asisten virtual berbasis suara, permainan interaktif, dan sistem adaptif pembelajaran. Guru memanfaatkan AI sebagai alat bantu untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman anak terhadap materi. Anak-anak menunjukkan kemajuan dalam mengenali simbol digital, mengikuti instruksi berbasis AI, serta meningkatkan kemampuan berpikir logis dan bahasa. Guru menyambut baik teknologi ini namun menghadapi kendala pada aspek teknis, kesiapan pedagogis, dan infrastruktur. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur yang masih terbatas mengenai penggunaan AI di pendidikan anak usia dini, khususnya di konteks wilayah Indonesia timur. Implikasi penelitian mencakup pentingnya pelatihan guru yang berkelanjutan, pengembangan aplikasi edukatif yang sesuai budaya lokal, dan penyusunan kebijakan teknologi pendidikan yang kontekstual dan inklusif.
Copyrights © 2026