Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi integrasi kearifan lokal Melayu Riau ke dalam kerangka Education for Sustainable Development (ESD) sebagai upaya membangun resiliensi pendidikan yang kontekstual melintasi tinjauan literatur yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Analisis dilakukan terhadap berbagai sumber literatur primer dan sekunder. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa nilai-nilai Melayu Riau, memiliki sinkretisme yang kuat dengan pilar-pilar keberlanjutan global. Integrasi nilai "tahu diri" dan tanggung jawab ekologis yang ditemukan dalam berbagai sumber literasi terbukti secara teoretis mampu meningkatkan empati lingkungan dan literasi saintifik siswa secara fungsional kearifan lokal merupakan basis epistemologis yang tangguh untuk memperkuat struktur ESD di tingkat regional. Implikasi dari studi ini menekankan pentingnya reposisi kebijakan kurikulum melalui penguatan konten berbasis literatur lokal dan keberagaman pengetahuan asli masyarakat demi tercapainya masa depan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026