Perkembangan media sosial telah memberikan peluang baru dalam mendukung proses pembelajaran, termasuk dalam meningkatkan literasi akuntansi syariah di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas platform LinkedIn, YouTube, Instagram, dan TikTok dalam membangun literasi akuntansi syariah pada mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube merupakan platform yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep akuntansi syariah, literasi keuangan syariah, dan pemahaman akad transaksi. LinkedIn berperan sebagai sumber informasi yang lebih profesional dan kredibel, sedangkan Instagram dan TikTok efektif meningkatkan minat belajar melalui penyajian konten yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan keempat platform secara terpadu dapat mendukung peningkatan literasi akuntansi syariah mahasiswa dan menjadi alternatif pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi digital.
Copyrights © 2026