Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis komparatif efektivitas platform LinkedIn, YouTube, Instagram dan TikTok dalam membangun literasi akuntansi syariah fakultas ekonomi dan bisnis islam Aulya Triana; Muh. Arafah; Fahri Abdullah
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 5 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v5i1.1922

Abstract

Perkembangan media sosial telah memberikan peluang baru dalam mendukung proses pembelajaran, termasuk dalam meningkatkan literasi akuntansi syariah di kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas platform LinkedIn, YouTube, Instagram, dan TikTok dalam membangun literasi akuntansi syariah pada mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube merupakan platform yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep akuntansi syariah, literasi keuangan syariah, dan pemahaman akad transaksi. LinkedIn berperan sebagai sumber informasi yang lebih profesional dan kredibel, sedangkan Instagram dan TikTok efektif meningkatkan minat belajar melalui penyajian konten yang menarik dan mudah dipahami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan keempat platform secara terpadu dapat mendukung peningkatan literasi akuntansi syariah mahasiswa dan menjadi alternatif pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi digital.
PERAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) UNTUK MENGHADAPI TANTANGAN DIGITALISASI DALAM STUDI KELAYAKAN BISNIS PADA ERA INDUSTRI 4.0: Peran starategi SDM di era digitalisasi Aulya triana; Nirwana; Nurfadilla; Hasni
Journal of Islamic Economics and Finance Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/joieaf.v2i2.2816

Abstract

Memasuki paruh pertama milenium kedua, tantangan yang dihadapi perusahaan atau organisasi semakin berat dan kompleks. Berbagai bentuk ketidakmampuan muncul seperti cepatnya globalisasi, percepatan inovasi, dan kompetisi yang terus tumbuh yang mengakibatkan mudah berubahnya situasi pasar (volatility), kompleksitas, danambiguitas. Era ini lebih dikenal dengan istilah era Industri 4.0 atau Revolusi Industri 4.0  yang ditandai dengan meningkatnya digitalisasi di segala bidang sehingga orang, objek, dan sistem dapat terhubung secara real time  Dalam konteks ini, sumber daya manusia (SDM) memegang peran strategis sebagai penggerak utama transformasi digital. SDM tidak hanya bertindak sebagai pelaksana teknis, tetapi juga harus memiliki kapabilitas analisis, literasi digital, dan kemampuan adaptasi terhadap perubahan yang cepat. Analisis pasar, evaluasi keuangan, hingga proyeksi kelayakan usaha kini banyak bergantung pada data real-time dan sistem digital yang hanya dapat berjalan efektif bila didukung oleh SDM yang kompeten.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung proses digitalisasi studi kelayakan bisnis di dua UMKM lokal: Toko Kopi Suju dan Es Teh Dua Daun, yang berlokasi di Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kopi Suju telah menerapkan teknologi digital secara aktif melalui aplikasi kasir, pembayaran QRIS, dan promosi media sosial. Sementara itu, Es Teh Dua Daun masih dalam tahap awal digitalisasi, dengan fokus pada penggunaan WhatsApp dan QRIS. Kedua usaha menunjukkan bahwa digitalisasi tidak harus kompleks untuk menghasilkan dampak positif terhadap efisiensi operasional dan pengalaman konsumen. Pengembangan kompetensi SDM menjadi kunci utama dalam proses transformasi digital ini.