Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti empiris mengenai hubungan antara audit, transparansi keuangan partai politik, dan fenomena trust deficit di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protocol PRISMA terhadap 16 artikel terpilih yang dipublikasikan pada periode 2018-2026 dari basis data Google Scholar, ScienceDirect, ResearchGate, dan Sinta. Analisis dilakukan melalui content analysis dan thematic analysis kualitatif. Hasil kajian mengidentifikasi lima tema utama, yaitu rendahnya transparansi dan akuntabilitas keuangan partai politik, peran audit dalam mendorong kepatuhan, fenomena kepatuhan formalitas (lip service), lemahnya regulasi dan sanksi, serta fungsi audit sebagai mitigasi trust deficit. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kepatuhan administratif partai relatif tinggi, hal tersebut belum mencerminkan transparansi yang substansial, dan audit berbasis kepatuhan semata gagal memulihkan kepercayaan publik. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya reformasi sistem audit partai politik yang lebih independen, regulasi dengan sanksi tegas, serta pemanfaatan teknologi digital guna mengatasi defisit kepercayaan dan memperkuat integritas demokrasi.
Copyrights © 2026