Perubahan sosial akibat perkembangan teknologi dan modernisasi telah memengaruhi pola interaksi masyarakat serta berpotensi melemahkan pemahaman terhadap nilai budaya lokal sebagai dasar kepedulian sosial. Kegiatan PKM ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru mengenai peran kearifan lokal dalam memperkuat nilai gotong royong, musyawarah, solidaritas, dan kepedulian sosial. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui kegiatan edukasi, diskusi interaktif, identifikasi nilai budaya lokal, praktik sosial, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Kegiatan melibatkan masyarakat sasaran yang terdiri atas unsur pemuda, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan perwakilan kelompok sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari nilai rata-rata 63,8 pada pre-test menjadi 88,2 pada post-test dengan persentase peningkatan sebesar 38,2%. Peningkatan tertinggi terdapat pada kemampuan peserta menghubungkan budaya lokal dengan kehidupan sosial sebesar 41,7%, yang menunjukkan bahwa peserta semakin memahami fungsi nilai budaya sebagai modal sosial dalam membangun hubungan masyarakat. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendidikan berbasis kearifan lokal dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat kepedulian sosial dan keberlanjutan nilai budaya lokal.
Copyrights © 2026