Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Hubungan Durasi Bekerja dengan Tingkat Kelelahan Kerja Pada Pedagang Sembako di Pasar Tondano Kabupaten Minahasa

Nadia Tamba (Universitas Negeri Manado)
Achmad Paturusi (Universitas Negeri Manado)
Merdekawati E. Weken (Universitas Negeri Manado)



Article Info

Publish Date
16 Jul 2026

Abstract

Berdasarkan latar belakang yang telah dijelaskan, identifikasi masalah penelitian ini mencakup beberapa aspek penting berupa jam kerja panjang, tuntutan fisik tinggi, serta kondisi lingkungan kerja yang kurang memadai, sehingga berisiko menimbulkan kelelahankerja yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas. Selain itu durasi atau lama kerja menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi kelelahan kerja, dimana semakin lama seseorang berdagang (dalam jam per hari), semakin tinggi kemungkinan terjadinya akumulasi kelelahan fisik, mental, dan emosional. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk melakukan penelitian mengenai hubungan durasi bekerja dengan tingkat kelelahan kerja pada pedagang sembako di Pasar Tondano Kabupaten Minahasa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan durasi bekerja dengan tingkat kelelahan kerja pada pedagang sembakodi pasar Tondano Kabupaten Minahasa. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan cross-sectional. Variabel pada penelitian ini terbagi dua, yaitu variabel dependen berupa kelelahan kerja, dan variabel independen berupa durasi bekerja. Penelitian ini akan dilakukan di pasar Tondano, Kabupaten Minahasa dan pengambilan data akan dilaksanakan pada bulan April 2026. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang sembako di Pasar Tondano, Kabupaten Minahasa sebanyak 58 responden. Adapun besaran sampel dalam penelitian ini sejumlah 58 responden dengan menggunakan rumus total sampling. Berdasarkan hasil dari penelitian dan pembahasan tentang hubungan durasi bekerja dengan tingkat kelelahan kerja pada pedagang sembako di Pasar Tondano Kabupaten Minahasa, maka dapat diambil kesimpulan: Sebagian besar responden memiliki durasi kerja lebih dari 8 jam per hari yaitu sebanyak 55 orang (94,8%), sedangkan responden yang bekerja kurang dari 8 jam hanya sebanyak 3 orang (5,2%). Sebagian besar responden mengalamikelelahan kerja. Responden yang berada pada kategori lelah sebanyak 25 orang (43,1%) dan kategori sangat lelah sebanyak 21 orang (36,2%), sehingga total responden yang mengalami kelelahan kerja mencapai 46 orang (79,3%). Sementara itu, responden yang tidak mengalami kelelahan kerja sebanyak 12 orang (20,7%). Berdasarkan hasil uji bivariat menggunakan uji korelasi Spearman diperoleh nilai signifikansi (p) sebesar 0,008 (<0,05) dengan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,345. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara durasi bekerja dengan tingkat kelelahan kerja pada pedagang di Pasar Tondano Selatan Kabupaten Minahasa. Hubungan yang terbentuk bersifat positif dengan kekuatan korelasi lemah, yang berarti semakin lama durasi bekerja yang dilakukan pedagang maka semakin tinggi tingkat kelelahan kerja yang dialami. Sebaliknya, semakin pendek durasi bekerja maka tingkat kelelahan kerja cenderung lebih rendah.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...