Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Hubungan Screen Time Dan Konsumsi Ultra-Processed Food (UPF) Dengan Status Gizi Anak Usia 11-12 Tahun Di SD Negeri 1 Mangliawan Malang

Angel Monica Aureliya Listianto (Poltekkes Kemenkes Malang)
Nurul Hidayah (Poltekkes Kemenkes Malang)
Marsaid (Poltekkes Kemenkes Malang)
Arief Bachtiar (Poltekkes Kemenkes Malang)



Article Info

Publish Date
23 Jul 2026

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan durasiscreen time pada anak usia sekolah, yang berpotensi memengaruhi pola konsumsiultra-processed food (UPF) dan berdampak pada status gizi. Anak usia 11–12tahun merupakan kelompok yang rentan terhadap perubahan gaya hidup moderntersebut. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan screentime dan konsumsi UPF dengan status gizi anak usia 11–12 tahun di SD Negeri 1Mangliawan Malang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif denganpendekatan deskriptif analitik. Sampel berjumlah 76 siswa yang dipilihmenggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran screen time dilakukanmenggunakan kuesioner QUEST, konsumsi UPF diukur dengan Food FrequencyQuestionnaire (FFQ), dan status gizi berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurutUmur (IMT/U). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Terdapathubungan yang signifikan antara screen time dengan status gizi anak (p = 0,004)serta antara konsumsi UPF dengan status gizi anak (p = 0,002). Kesimpulan:Screentime dan konsumsi ultra-processed food berhubungan signifikan denganstatus gizi anak usia 11–12 tahun. sebagian besar responden memiliki durasiscreen time yang tinggi dan frekuensi konsumsi ultra-processed food (UPF) yangsering, dengan status gizi yang didominasi oleh kategori gizi lebih. Oleh karenaitu perlu upaya pembatasan screen time, serta pengurangan konsumsi UPF melaluiedukasi gizi kepada anak dan orang tua, serta dukungan lingkungan sekolah yangmendorong pola hidup sehat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...