Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, mampu bekerja sama, serta memiliki pemahaman yang baik terhadap nilai-nilai kebangsaan. Namun, hasil observasi di SDN 1 Kuripan menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kurangnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran, rendahnya keberanian untuk bertanya maupun menyampaikan pendapat, serta proses pembelajaran yang masih didominasi oleh penjelasan guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berbantuan media gambar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas V di SDN 1 Kuripan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi experiment dan desain non-equivalent control group design. Subjek penelitian berjumlah 60 siswa yang terdiri atas kelas VA sebagai kelas eksperimen dan kelas VB sebagai kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dengan independent sample t-test, serta uji effect size untuk mengetahui besar pengaruh perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berbantuan media gambar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila kelas V di SDN 1 Kuripan. Oleh karena itu, model ini dapat dijadikan salah satu alternatif pembelajaran yang mendorong siswa untuk memperoleh dan bertukar informasi dengan lebih banyak teman secara terstruktur, sehingga memperluas pemahaman materi yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Copyrights © 2026