Artikel ini membahas upaya penguatan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap nilai-nilai moderasi beragama melalui penerapan metode pembelajaran interaktif, seperti mendongeng dan bermain peran. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya gejala intoleransi dan radikalisasi di masyarakat yang berpotensi memengaruhi cara pandang anak terhadap keberagaman. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SD Negeri Sedayu, mahasiswa bekerja sama dengan pendidik untuk merancang dan melaksanakan serangkaian kegiatan edukatif yang bertujuan menanamkan prinsip toleransi, saling menghormati, dan kerjasama lintas perbedaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan sikap keterbukaan, empati, serta kemampuan siswa dalam berinteraksi secara inklusif dengan teman sebaya dari berbagai latar belakang. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan pembelajaran partisipatif dan kontekstual efektif dalam menumbuhkan nilai-nilai moderasi beragama sekaligus memperkuat pembentukan karakter siswa sejak usia dini. This article discusses efforts to strengthen elementary school students’ understanding of religious moderation values through the application of interactive learning methods, such as storytelling and role-playing. This activity was motivated by the growing signs of intolerance and radicalization in society, which potentially influence children’s perspectives on diversity. Through the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata/KKN) at SD Negeri Sedayu, university students collaborated with educators to design and implement a series of educational activities aimed at fostering the principles of tolerance, mutual respect, and cooperation across differences. The results of the program indicate an improvement in students’ openness, empathy, and ability to engage inclusively with peers from diverse backgrounds. These findings affirm that participatory and contextual learning approaches are effective in cultivating the values of religious moderation while simultaneously strengthening students’ character development from an early age.
Copyrights © 2025