Lonjakan layanan pesan antar makanan digital telah menghadirkan tantangan operasional bagi restoran lokal, khususnya terkait sinkronisasi pemenuhan pesanan makan di tempat dan pesanan daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem antrean pada Restoran Limau - Nasi Daun Jeruk guna mengoptimalkan waktu tunggu pengemudi ojek online pada jam sibuk. Kajian ini menggunakan pendekatan penelitian operasional kuantitatif dengan model antrean Multi-Channel Single Phase. Data primer mengenai tingkat kedatangan dan tingkat pelayanan akan dikumpulkan melalui observasi langsung menggunakan stopwatch selama periode puncak makan siang. Hasil yang diharapkan berupa perhitungan matematis yang mengidentifikasi hambatan operasional (bottleneck) serta memberikan angka pasti mengenai jumlah stasiun kerja atau personel yang dibutuhkan untuk menjaga efisiensi layanan. Kesimpulannya, optimalisasi kapasitas antrean akan mencegah waktu tunggu yang ekstrem, yang pada gilirannya meningkatkan stabilitas operasional restoran secara keseluruhan
Copyrights © 2026