Perkembangan teknologi digital mendorong guru untuk memanfaatkan media evaluasi yang lebih interaktif guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu platform yang dapat digunakan adalah Mentimeter, yang memungkinkan pelaksanaan evaluasi secara digital dengan melibatkan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Mentimeter dalam proses evaluasi pembelajaran IPA serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi selama pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 2 guru IPA dan 30 siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Mentimeter dalam evaluasi pembelajaran IPA mampu meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa selama proses evaluasi. Fitur kuis interaktif serta umpan balik secara langsung membantu guru mengidentifikasi tingkat pemahaman siswa terhadap materi dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi karena proses evaluasi berlangsung secara menarik, interaktif, dan mudah diakses melalui perangkat digital. Meskipun demikian, penerapan Mentimeter masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan jaringan internet, ketersediaan perangkat yang belum merata, serta perbedaan tingkat literasi digital siswa. Secara keseluruhan, Mentimeter dapat menjadi alternatif media evaluasi pembelajaran berbasis digital yang mendukung pelaksanaan evaluasi secara lebih efektif, interaktif, dan berpusat pada siswa.
Copyrights © 2026