Hendro Prasetyono
Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA)

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Wordwall Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran Matematika Pada Materi Eksponen di Kelas X SMKN 4 Buton Utara Sitti Mardiana; Hendro Prasetyono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi media pembelajaran berbasis permainan digital Wordwall sebagai instrumen evaluasi dalam mata pelajaran Matematika, khususnya pada materi fungsi bilangan berpangkat (eksponen), di kelas X Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Latar belakang penelitian ini berdasarkan pada kenyataan bahwa matematika masih menjadi salah satu mata pelajaran yang paling sulit bagi peserta didik di tingkat menengah, serta semakin pentingnya pemanfaatan teknologi dalam ekosistem pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed methods) sederhana. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket persepsi siswa. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan implementasi Wordwall sebagai media evaluasi pembelajaran matematika pada materi fungsi bilangan berpangkat (eksponen). Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas X program keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) di SMKN 4 Buton Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Wordwall dalam evaluasi pembelajaran matematika materi fungsi bilangan berpangkat (eksponen) memberikan dampak positif terhadap keterlibatan peserta didik, motivasi belajar, dan efisiensi umpan balik penilaian. Lebih dari 78% peserta didik menyatakan bahwa evaluasi berbasis Wordwall terasa lebih menyenangkan dibandingkan tes konvensional, sementara guru melaporkan kemudahan dalam analisis data hasil belajar secara real-time. Penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala teknis dan pedagogis yang perlu diantisipasi dalam implementasi yang lebih luas. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan praktis bagi pendidik yang ingin mengintegrasikan teknologi dalam asesmen pembelajaran matematika di sekolah menengah.
Analisis Pemanfaatan Media Quizizz sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran IPA Materi Pesawat Sederhana di SMP Al Falah Jakarta Widyati Widyati; Hendro Prasetyono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10621

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong transformasi praktik evaluasi pembelajaran menuju pemanfaatan media digital yang lebih interaktif dan efisien. Salah satu platform yang banyak digunakan adalah Quizizz, yang mengintegrasikan unsur gamifikasi dalam proses evaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan Quizizz sebagai media evaluasi pembelajaran IPA pada materi Pesawat Sederhana di SMP Al Falah Jakarta. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan dukungan data observasi. Subjek penelitian terdiri atas 32 peserta didik kelas VIII B. Instrumen yang digunakan meliputi tes evaluasi berbasis Quizizz sebanyak 25 butir soal, angket respons peserta didik skala Likert, dan lembar observasi yang telah divalidasi oleh ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor evaluasi peserta didik mencapai 78,4 dengan tingkat ketuntasan belajar klasikal sebesar 75% dan tingkat partisipasi sebesar 100%. Sebanyak 90,62% peserta didik menyatakan puas terhadap penggunaan Quizizz, sedangkan 87,5% menyatakan lebih termotivasi dibandingkan evaluasi konvensional. Analisis butir soal otomatis pada dashboard Quizizz berhasil mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada subkonsep keuntungan mekanis katrol majemuk sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan tindak lanjut pembelajaran. Selain itu, soal yang dilengkapi explanation feedback menunjukkan kecenderungan tingkat ketepatan jawaban yang lebih tinggi dibandingkan soal yang hanya memberikan umpan balik benar atau salah. Berdasarkan hasil penelitian, Quizizz memiliki potensi yang baik sebagai media evaluasi pembelajaran IPA karena mampu mendukung keterlibatan peserta didik, memberikan data diagnostik secara cepat, dan membantu guru dalam pengambilan keputusan pembelajaran berbasis data.
Analisis Implementasi Mentimeter sebagai Alat Evaluasi Pembelajaran IPA di SMP Negeri 1 Tambun Utara Puji Rahmiwati; Hendro Prasetyono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11476

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong guru untuk memanfaatkan media evaluasi yang lebih interaktif guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Salah satu platform yang dapat digunakan adalah Mentimeter, yang memungkinkan pelaksanaan evaluasi secara digital dengan melibatkan partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Mentimeter dalam proses evaluasi pembelajaran IPA serta mengidentifikasi manfaat dan kendala yang dihadapi selama pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas 2 guru IPA dan 30 siswa kelas VIII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Mentimeter dalam evaluasi pembelajaran IPA mampu meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa selama proses evaluasi. Fitur kuis interaktif serta umpan balik secara langsung membantu guru mengidentifikasi tingkat pemahaman siswa terhadap materi dengan lebih cepat dan efisien. Selain itu, siswa menunjukkan antusiasme yang lebih tinggi karena proses evaluasi berlangsung secara menarik, interaktif, dan mudah diakses melalui perangkat digital. Meskipun demikian, penerapan Mentimeter masih menghadapi beberapa kendala, antara lain keterbatasan jaringan internet, ketersediaan perangkat yang belum merata, serta perbedaan tingkat literasi digital siswa. Secara keseluruhan, Mentimeter dapat menjadi alternatif media evaluasi pembelajaran berbasis digital yang mendukung pelaksanaan evaluasi secara lebih efektif, interaktif, dan berpusat pada siswa.
Evaluasi Keterampilan Psikomotorik Murid melalui Praktikum Rangkaian Listrik Berbantuan PhET Sri Insani; Hendro Prasetyono
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.10649

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara mendalam perkembangan keterampilan psikomotorik siswa kelas V Sekolah Dasar dalam melakukan praktikum rangkaian listrik melalui pemanfaatan media virtual simulasi Physics Education Technology (PhET). Pembelajaran sains di sekolah dasar sering kali dihadapkan pada kendala keterbatasan alat peraga kit listrik fisik, risiko komponen rusak, serta alokasi waktu yang terbatas. Sebagai solusinya, media PhET diimplementasikan sebagai laboratorium virtual interaktif guna memfasilitasi siswa dalam mengeksplorasi pemasangan komponen listrik secara aman dan efisien. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis observasi kinerja. Subjek penelitian adalah 32 siswa yang terdaftar di kelas V-A SD Negeri Bukit Duri 05 pada Tahun Ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui lembar instrumen observasi perilaku motorik, penilaian hasil karya sirkuit virtual pada LKPD, serta evaluasi presentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi simulasi virtual PhET secara signifikan mampu menstimulus aspek psikomotorik siswa. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan mereka dalam merancang, memanipulasi, dan membedakan karakteristik rangkaian seri dan paralel secara mandiri. Evaluasi kinerja menunjukkan mayoritas kelompok siswa mencapai predikat "Sangat Baik" dalam keterampilan merakit komponen sirkuit serta mengolah data gejala kelistrikan. Laboratorium virtual PhET efektif digunakan sebagai media komplemen praktikum IPA untuk mengatasi keterbatasan sarana fisik di sekolah dasar.