Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT), sistem otomasi, dan kecerdasan buatan mendorong perlunya media pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman praktik secara nyata kepada mahasiswa. Namun, media pembelajaran yang mengintegrasikan perangkat keras, platform otomasi, dan kecerdasan buatan masih terbatas sehingga proses pembelajaran cenderung bersifat teoritis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Training Kit Smart Automation berbasis Home Assistant sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan terdiri atas training kit, jobsheet, serta sistem otomasi berbasis Home Assistant yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32, berbagai sensor dan aktuator, serta teknologi kecerdasan buatan berbasis asisten suara untuk mendukung interaksi pengguna dengan sistem. Kelayakan produk dievaluasi berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Validitas diperoleh melalui penilaian ahli materi dan ahli media, kepraktisan diperoleh dari respons mahasiswa, sedangkan keefektifan diukur melalui pelaksanaan pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Training Kit Smart Automation yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran. Penggunaan training kit mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan konsep otomasi berbasis Home Assistant dan kecerdasan buatan. Dengan demikian, Training Kit Smart Automation berbasis Home Assistant layak digunakan sebagai media pembelajaran praktikum pada mata kuliah yang berkaitan dengan otomasi dan Internet of Things.
Copyrights © 2026