Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Design of an Artificial Intelligence Robot as a Tool for Teaching Media Based On Contextual Teaching and Learning Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Ismet Basuki; I G P Asto B; Lilik Anifah
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 23, No 4 (2017): (October)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5291.996 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v23i4.14293

Abstract

This study was conducted by applying a research and development design with the aim of producing a learning tool in the form of Artificial Intelligence robot module and kit based on Contextual Teaching and Learning at the Department of Electrical Engineering to improve the students’ skills. This was a development research adopting 4-D model, proposed by Thiagarajan and Semmel (1974) that consisted of four stages: Define, Design, Develop, and Disseminate. Data of the Indonesia Robot Contest during the period 2009-2015 reveals that the developed modules have reached the fourth stage of 4-D research model that is dissemination thus, the module is considered perfect, ready to be duplicated and distributed as a learning device for Artificial Intelligence robotics courses. While, the developed module was validated with the average assessment score of 3.34.  The module is expected to be able to produce Artificial Intelligence Robot Tool for teaching based on Contextual Teaching and Learning to improve the students’ skills to be applied in the field. In the results, students also showed positive responses on the robotics module and Contextual Teaching and Learning strategy.
Desain Sistem Anti-Swing Pada Miniature Gantry Crane Menggunakan Pengendali PID Dan PD Berbasis Matlab Muhamad Yusuf Arrifai; Endryansyah Endryansyah; Puput Wanarti Rusimamto; Muhamad Syariffuddien Zuhrie
Indonesian Journal of Engineering and Technology (INAJET) Vol. 3 No. 2 (2021): April 2021
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/inajet.v3n2.p56-65

Abstract

Dalam dunia industri, gantry crane merupakan salah satu jenis crane yang paling banyak ditemui. Gantry crane adalah perangkat sederhana yang membantu pekerjaan manusia dalam memindahkan beban melebihi kemampuan manusia, seperti beban berat dan material berbahaya di pabrik instalasi nuklir, galangan kapal dan pembangunan gedung-gedung tinggi. Karena beban bergantung secara bebas dan terjadi percepatan atau perlambatan gerak, maka terjadi suatu ayunan beban selama proses pemindahan, mirip dengan gerakan pendulum. Untuk mempercepat proses pemindahan beban dan mengurangi risiko kecelakaan, maka ayunan beban crane harus dihilangkan. Metode yang digunakan pada sistem ini adalah dengan. menggunakan kendali PID-PD untuk stabilisasi rancang bangun sistem gantry crane. Pada perancangan pengendali diperoleh nilai konstanta PID dan PD, yaitu Kp sebesar 198.6, Ki sebesar 58.9, Kd sebesar 83.2, Kpswing sebesar 119.4, Kdswing sebesar -30. 10-2. Berdasarkan hasil pengujian sistem pada setpoint 3 mendapatkan hasil pengujian Error Steady State sebesar 0.033%, Rise Time sebesar 0.0243 detik dan Settling Time sebesar 1.9195 detik untuk respon posisi (x) dan untuk respon ayunan (θ) hasil pengujian Rise Time sebesar 0.1431 detik dan Settling Time sebesar 1.5655 detik. Sedangkan pada setpoint 5 mendapatkan hasil pengujian Error Steady State sebesar 0.04%, Rise Time sebesar 0.0245 detik dan Settling Time sebesar 1.9194 detik untuk respon posisi (x) dan untuk respon ayunan (θ) hasil pengujian Rise Time sebesar 0.1436 detik dan Settling Time sebesar 1.5666 detik.
Perancangan Sistem Kontrol Vibrasi pada Robot Single Link Flexible Joint Manipulator dengan PID Tuning Genetic Algorithm Riztan Hanif Abdillah; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang Suprianto; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p9-17

Abstract

Single Link Flexible Joint Manipulator merupakan salah satu robot industri yang sering digunakan untuk berbagai macam produksi. Penggunaan dari Single Link Flexible Joint Manipulator sangat diperlukan karena memudahkan barang yang hendak didistribusikan ke beberapa tempat yang telah ditentukan. Umumnya flexible link memiliki beban yang lebih ringan untuk mencapai respon yang cepat dengan kebutuhan energi yang rendah serta hanya membutuhkan aktuator yang lebih kecil. Namun, sering terjadi masalah pada vibrasi pada manipulator sehingga terjadi kurang akurat pada titik akhir. Ketidakakuratan ini disebabkan karena adanya vibrasi dan defleksi statis pada interval waktu tertentu dengan gerakan bolak balik. Pada penelitian ini menggunakan PID tuning Genetic Algorithms untuk mengatasi masalah vibrasi pada manipulator. Setelah dilakukan penelitian, didapatkan parameter PID menggunakan metode Genetic Algorithm yaitu Kp = 4,728 ; Ki = 4,91 ; Kd = 0,857. Setelah menentukan parameter PID tersebut dan diterapkan pada sistem, didapatkan respon yang baik dengan tidak adanya overshoot pada sistem. Respon paling baik terdapat pada setpoint 5 dengan Time sampling (Ts) sebesar 0.7895s, Time delay (Td) sebesar 0.1858s, dan Time rise (Tr) sebesar 0,825s. Walaupun pada respon open loop memiliki Time sampling dan Time delay yang lebih baik, namun respon open loop masih memiliki overshoot sedangkan pada respon close loop tidak mengalami overshoot. Kata Kunci : Genetic Algorithm, Single Link Flexible Joint Manipulator, PID, Vibrasi. Abstract Single Link Flexible Joint Manipulator is one of the industrial robots that are often used for various kinds of production. The use of a Single Link Flexible Joint Manipulator is needed because it makes it easy to distribute goods from one place to another. Generally, flexible links have a lighter burden to achieve fast responses with low energy requirements and only requires smaller actuators. However, there is often a problem with vibrations in the manipulator so that it occurs less accurately at the end point. This inaccuracy is caused by static vibrations and deflections that are alternating movements within a certain time interval In this study using PID tuning Genetic Algorithms to overcome the problem of vibration in the manipulator. After doing research, PID parameters obtained using the Genetic Algorithm method, namely Kp = 4,728; Ki = 4.91; Kd = 0.857. After determining the PID parameters and applied to the system, a good response is obtained in the absence of overshoot on the system. The best response is at setpoint 5 with Time sampling (Ts) of 0.7895s, Time delay (Td) of 0.1858s, and Time rise (Tr) of 0.825s. Even though the open loop response has better Time sampling and Time delay, the open loop response still has overshoot while the close loop response does not experience overshoot. Keywords : Genetic Algorithm, PID, Single Link Flexible Joint Manipulator, Vibrasi
Pengendalian Vibrasi pada Single Link Flexible Manipulator menggunakan Simulasi Matlab PID Cohen-Coon Puja Awwalia Rohmah; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang Suprianto; I Gusti Putu Asto Buditjahjanto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 1 (2021): JANUARI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n1.p1-8

Abstract

Abstrak Penggunaan arm robot pada dunia industri sekarang ini sangatlah penting, apalagi dengan semakin berkembangnya teknologi dan juga kebutuhan industri yang lebih memilih menggunakan tenaga robot yang bisa bekerja secara otomatis. Salah satu bentuk robot lengan yang paling dibutuhkan dalam industri saat ini adalah Single Link Flexible Manipulator robot. Robot Single Link Flexible Manipulator yaitu sebuah robot lengan yang sistemnya terdiri dari sendi (joint) dan lengan (link), yang berfungsi sebagai bentuk pergerakan pada robot. Lengan robot (link) ini sangat penting fungsinya dikarenakan sebuah lengan robot harus bergerak secara stabil, agar dapat menghasilkan kinerja yang maksimal. Namun, disamping itu robot Single Link Flexible Manipulator juga mempunyai beberapa kekurangan, diantaranya adalah lengan robot yang masih memiliki getaran (vibration) yang tinggi dan berpotensi menghambat hasil kinerja robot tersebut. Selain itu, pergerakan lengan robot yang lambat juga dapat menyebabkan berkurangnya efisiensi kinerja pada robot dan akan berakibat pada pemenuhan jumlah produksi. Untuk memperbaiki kekurangan tersebut, maka dapat diterapkan sebuah kontroler untuk mengendalikan pergerakan lengan robot dan juga memperbaiki serta mengurangi getaran atau vibrasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengendalikan vibration atau getaran serta mempercepat respon pada lengan robot Single Link Flexible Manipulator menggunakan kendali PID dengan metode tuning Cohen-Coon. Dari penelitian ini telah didapatkan nilai parameter-parameter PI, yaitu nilai KP=54.592 dan KI=0.04201. Selanjutnya setelah menerapkan nilai-nilai tersebut ke dalam simulasi, didapatkan respon sistem yang baik pada set point 90° dengan nilai rise time selama 1.34s, settling time selama 4.46s, peak time selama 1.12s, dan mencapai maksimal overshoot sebesar 11.6%. Kata kunci: Single Link Flexible Manipulator Robot, Vibrasi, PID Cohen-Coon Abstract The use of robot arms in the industrial world lately is very important, especially with the improvement of technology and the industry’s needs that prefer to use robot power that can work automatically. Robot arm that most needed in the industry lately is the Single Link Flexible Manipulator robot. Robot Single Link Flexible Manipulator is a robot arm whose system consists of joints and arms that function as a form of movement of the robot. The robot arm (link) function is very important because a robot arm must move stably, so that it can produce maximum performance. However, besides that the Single Link Flexible Manipulator robot also has several shortcomings, including the robot arm that still has high vibrations and has the potential to hamper the robot's performance results. In addition, the slow movement of the robot arm can also lead to reduce performance efficiency in the robot and will affect the fulfillment of production quantities. To correct these deficiencies, controller can be applied to control the movement of the robot arm and also improve and reduce the vibration. The purpose of this study is to control vibration or accelerate the response in the robot arm Single Link Flexible Manipulator using PID control with the Cohen-Coon tuning method. From this study, the values of PI parameters have been obtained, namely the value of KP = 54,592 and KI = 0.04201. Furthermore, after applying these values to the simulation, a good system response is obtained at a set point of 90° with a rise time value of 1.34s, settling time of 4.46s, peak time during 1.12s, and maximal overshoot of 11.6%. Keywords: Single Link Flexible Manipulator Robot, Vibration, PID Cohen-Coon
DESAIN KENDALI TWIN ROTOR PADA SELF BALANCING MENGGUNAKAN METODE OPTIMASI GENETIC ALGORITHM Nugroho Surya Dwi Putra; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Bambang Suprianto
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p781-790

Abstract

Twin Rotor merupakan gabungan 2 buah motor DC brushless yang telah dipasang propeller (baling-baling). Alat ini dapat diaplikasikan menjadi pesawat tanpa awak sebagai sarana penunjang kebutuhan transportasi udara pada bidang militer. Self balancing merupakan prototype yang didesain seperti jungkat-jungkit dimana fungsinya untuk memperlihatkan kinerja twin rotor yang berada pada sisi kanan dan kiri secara horizontal dalam mengatur keseimbangan. Dalam kinerjanya twin rotor membutuhkan suatu pengendali dengan tujuan agar dapat berjalan sesuai dengan posisi sudut yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan sebuah solusi permasalahan terhadap keseimbangan pada saat twin rotor dioperasikan dengan cara memanfaatkan metode optimasi genetic algorithm untuk mengurangi adanya overshoot hingga mempercepat waktu kinerja respon untuk mencapai suatu posisi sudut yang di inginkan. Genetic algorithm merupakan salah satu jenis metode optimasi yang memanfaatkan teori evolusi bumi. Ada 3 tahapan penting pada metode optimasi genetic algorithm ini untuk memperoleh nilai Kp, Ki, Kd yang optimal, diantaranya terdapat selection, crossover, mutation. Pendekatan penelitian yang dilakukan berupa pendekatan penelitian kuantitatif dimana pada pelaksanaannya menggunakan pola berpikir deduktif dengan tujuan untuk melakukan pengumpulan data berupa angka, kemudian diuji kebenarannya pada sebuah simulasi. Kontroller yang digunakan adalah PID yang ditunjang dengan metode optimasi. Nilai yang diperoleh pada metode optimasi yang menggunakan fitur optimization pada software matlab diantaranya, Kp = 1.069, Ki = 0.668, Kd = 0.565. Pengujian melalui proses simulasi menjadi optimal, berkesinambungan antara grafik respon dan data analisis respon dengan dibuktikannya nilai ts = 0.0013 s, td = 0.0004 s, tr = 0.0019 s, Ess = 0.042, dan Mp = 1.14% yang terjadi pada angka setpoint 1. Kata Kunci : Self Balancing, Optimasi, PID, Genetic Algorithm
Pengaruh Pengalaman Pembelajaran Praktik dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Instalasi Penerangan Listrik Regan Pandya Purnarbawa; Fendi Achmad; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Ali Nur Fathoni
Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 4 (2026): JUNI-JULI
Publisher : INDO PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/zx87bm78

Abstract

Vocational electrical education demands strong practical competence, yet many students merely imitate peers' work instead of reasoning through problems independently, leaving critical thinking underdeveloped. This study examined the effect of practical learning experience and critical thinking ability on students' knowledge and skill learning outcomes in the Electrical Lighting Installation subject taught through Project Based Learning. A quantitative ex-post facto design was applied to 74 twelfth-grade Electrical Power Installation students selected through purposive sampling. Partial tests (t-test) showed that practical learning experience significantly affected knowledge outcomes (t = 2.625; Sig = 0.011; contribution 18.6%) and skill outcomes (t = 3.185; Sig = 0.002; contribution 16.5%). Critical thinking ability significantly affected knowledge outcomes (t = 3.138; Sig = 0.002; contribution 17.9%) and skill outcomes (t = 2.716; Sig = 0.008; contribution 13.4%). Simultaneously, both variables significantly predicted knowledge outcomes (F = 4.979; Sig = 0.009) and skill outcomes (F = 5.100; Sig = 0.009). These findings confirm that strengthening practical experience and critical thinking together contributes to improved learning outcomes in project-based vocational electrical education.
Pengembangan Lengan Robotik Kendali IoT Untuk Media Pembelajaran Teknik Elektronika Industri Fajar Nur Zamman; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Fendi Achmad; Nur Kholis
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11407

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Revolusi Industri 4.0 mendorong Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia industri, khususnya pada bidang sistem kendali, robotika, dan Internet of Things (IoT). Namun, keterbatasan media pembelajaran praktik menyebabkan peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan penerapan teknologi tersebut secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan trainer kit lengan robotik kendali Internet of Things (IoT) sebagai media pembelajaran Teknik Elektronika Industri kelas XI SMK Negeri 2 Surabaya, serta mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifannya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respons peserta didik, serta tes hasil belajar melalui pre-test dan post-test. Analisis keefektifan media dilakukan menggunakan N-Gain Score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trainer kit yang dikembangkan memperoleh tingkat kevalidan sebesar 100% berdasarkan penilaian ahli materi dan 98,7% berdasarkan penilaian ahli media dengan kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan memperoleh persentase sebesar 88,6% dengan kategori sangat praktis, sedangkan hasil analisis N-Gain Score sebesar 0,7096 termasuk dalam kategori tinggi, sehingga menunjukkan bahwa media yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Dengan demikian, trainer kit lengan robotik kendali Internet of Things (IoT) dinyatakan valid, praktis, dan efektif sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Teknik Elektronika Industri kelas XI SMK Negeri 2 Surabaya. Kata kunci: : media pembelajaran, trainer kit, lengan robotik, Internet of Things (IoT), Teknik Elektronika Industri, ADDIE.
Rancang Bangun Training Kit Iot Pendeteksi Kebakaran Untuk Pembelajaran Pemrograman Dan Aplikasi Mikrokontroler Mohammad Rosyid Kamil; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Farid Baskoro; Fendi Achmad; Khusnul Khotimah
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11624

Abstract

Media pembelajaran praktikum berbasis Internet of Things (IoT) pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler di SMK masih terbatas sehingga peserta didik belum memperoleh pengalaman belajar yang sesuai dengan perkembangan teknologi industri. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Training Kit IoT Pendeteksi Kebakaran berbasis ESP32 menggunakan sensor MQ-2, Flame, dan DHT11 serta menguji validitas, kepraktisan, dan keefektifannya sebagai media pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian berjumlah 34 peserta didik kelas XI Teknik Audio Video SMK Negeri 3 Surabaya. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi ahli, angket respons peserta didik, tes hasil belajar, lembar observasi afektif, dan lembar penilaian psikomotorik, kemudian dianalisis menggunakan persentase, Paired Sample t-Test, dan N-Gain. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa Training Kit memperoleh tingkat validitas keseluruhan sebesar 94,21% dengan kategori sangat layak, yang terdiri atas validasi materi sebesar 92,22%, validasi media 94,67%, validasi angket respons 94,81%, validasi pretest dan posttest 93,33%, validasi lembar observasi afektif 95,56%, serta validasi lembar penilaian psikomotorik 96,67%. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase 77,55% dengan kategori praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan berdasarkan uji Paired Sample t-Test dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), didukung nilai N-Gain sebesar 0,4002 yang termasuk kategori sedang, serta hasil belajar ranah afektif dan psikomotorik yang berada pada kategori sangat baik. Dengan demikian, Training Kit IoT Pendeteksi Kebakaran berbasis ESP32 dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan sebagai media pembelajaran pada mata pelajaran Pemrograman dan Aplikasi Mikrokontroler.
Pengembangan Training Kit Smart Automation Berbasis Home Assistant untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Zaky Barriqurrizqy Aslam; Farid Baskoro; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Fendi Achmad
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11642

Abstract

Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT), sistem otomasi, dan kecerdasan buatan mendorong perlunya media pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman praktik secara nyata kepada mahasiswa. Namun, media pembelajaran yang mengintegrasikan perangkat keras, platform otomasi, dan kecerdasan buatan masih terbatas sehingga proses pembelajaran cenderung bersifat teoritis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Training Kit Smart Automation berbasis Home Assistant sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Teknik Elektro Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan terdiri atas training kit, jobsheet, serta sistem otomasi berbasis Home Assistant yang terintegrasi dengan mikrokontroler ESP32, berbagai sensor dan aktuator, serta teknologi kecerdasan buatan berbasis asisten suara untuk mendukung interaksi pengguna dengan sistem. Kelayakan produk dievaluasi berdasarkan aspek validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Validitas diperoleh melalui penilaian ahli materi dan ahli media, kepraktisan diperoleh dari respons mahasiswa, sedangkan keefektifan diukur melalui pelaksanaan pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Training Kit Smart Automation yang dikembangkan memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran. Penggunaan training kit mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dan mengimplementasikan konsep otomasi berbasis Home Assistant dan kecerdasan buatan. Dengan demikian, Training Kit Smart Automation berbasis Home Assistant layak digunakan sebagai media pembelajaran praktikum pada mata kuliah yang berkaitan dengan otomasi dan Internet of Things.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Materi Komponen Elektronika di SMK Kelas X Muhammad Faiz Fauzan Fakhrudin; Nur Kholis; Muhamad Syariffuddien Zuhrie; Nurhayati Nurhayati
Journal of Educational Technology Studies and Applied Research Vol 1 No 2 (2024): [2] - 2024 December
Publisher : Teknologi Pendidikan ID

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70125/jetsar.v1i2y2024a54

Abstract

Berdasarkan observasi yang terfokus pada metode pembelajaran dan hasil belajar siswa di SMKN 1 Sidayu, pembelajaran yang dilakukan terkesan monoton sehingga situasi pembelajaran di dalam kelas menjadi membosankan. Kondisi tersebut akan mempengaruhi hasil belajar dikarenakan tingkat ketertarikan siswa terhadap pembelajaran relatif kurang sehingga siswa menjadi pasif. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan inovasi agar pembelajaran menjadi lebih menarik. Salah satu inovasi pembelajaran ialah mengembangkan trainer elektronika dasar berbasis problem-based learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur perbedaan hasil belajar siswa dan respons siswa terhadap perangkat pembelajaran berbasis problem based learning. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D, yang mencakup tahapan pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Uji coba dilakukan pada 37 siswa kelas X di SMK Negeri 1 Sidayu. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi media, materi, pembelajaran, respons siswa, serta soal pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil penelitian, seluruh komponen yang telah dikembangkan telah valid sehingga media yang dikembangkan layak untuk diuji coba kepada siswa. Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan signifikan (sig. 0,041). Respons kecocokan siswa terhadap media LKPD berbasis PBL sangat baik. Dari penelitian ini, menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMK kelas X pada materi komponen elektronika. Penggunaan trainer pun memberikan pengalaman langsung kepada para siswa akan komponen yang akan dipelajari.