Fenomena Korean Wave telah meningkatkan jumlah penggemar K-Pop di Indonesia, khususnya Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk-bentuk ekspresi fanatisme pada fans K-Pop Generasi Z. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis terhadap tiga orang penggemar K-Pop berusia 19–25 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fanatisme muncul dalam bentuk keterlibatan emosional, perilaku konsumtif, intensitas konsumsi media yang tinggi, serta keterlibatan aktif dalam komunitas fandom. K-Pop tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga bagian dari identitas diri dan kehidupan sosial penggemar. Selain memberikan dampak positif berupa hiburan, motivasi, dan pengurangan stres, fanatisme juga dapat memunculkan pengeluaran finansial berlebihan serta penggunaan waktu yang tidak terkendali.
Copyrights © 2026