Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology
Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober

Hubungan Kadar Fe Serum Dengan Kadar C-Reactive Protein (CRP) Pada Infeksi Kecacingan Di Wilayah Kampung Selayar Kota Makassar

Nur Ainun Nisa Thahir (Politeknik Sandi Karsa Makassar)
Marisca Jenice Sanaky (Politeknik Sandi Karsa Makassar)
Nur Ismi (Politeknik Sandi Karsa Makassar)



Article Info

Publish Date
17 Jul 2026

Abstract

Infeksi kecacingan masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya di daerah dengan sanitasi yang kurang memadai. Infeksi ini tidak hanya menyebabkan gangguan saluran pencernaan, tetapi juga berkontribusi terhadap terjadinya anemia melalui kehilangan zat besi dan proses inflamasi kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar Fe serum dengan kadar C-Reactive Protein (CRP) pada masyarakat yang terinfeksi kecacingan di Kampung Selayar, Kota Makassar. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui pemeriksaan feses untuk mengidentifikasi infeksi kecacingan serta pemeriksaan darah vena untuk mengukur kadar Fe serum dan kadar CRP. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Fe serum pada responden cenderung menurun, sedangkan kadar CRP meningkat sebagai respons inflamasi akibat infeksi kecacingan. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar Fe serum dengan kadar C-Reactive Protein (CRP) dengan nilai signifikansi sebesar p = 0,008 (p < 0,10). Temuan ini menunjukkan bahwa proses inflamasi pada infeksi kecacingan berperan dalam memengaruhi metabolisme zat besi sehingga meningkatkan risiko anemia. Oleh karena itu, pemeriksaan Fe serum dan CRP dapat digunakan sebagai indikator dalam menilai status zat besi dan respons inflamasi, serta menjadi dasar dalam penyusunan strategi pencegahan dan pengendalian infeksi kecacingan di masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ijmst

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Engineering Social Sciences

Description

Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology dimaksudkan sebagai media kajian ilmiah hasil penelitian, pemikiran, dan kajian kritis-analitik mengenai penelitian di bidang Multidisiplin Sosial dan Teknologi. Hal ini merupakan bagian dari semangat menyebarluaskan ilmu yang ...