Film bukan hanya cerminan realitas sosial, termasuk cara perempuan direpresentasikan. Studi ini menganalisis bagaimana elemen visual sinematik dalam film Mouly Surya, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (2017), mendekonstruksi mekanisme tatapan laki-laki dalam representasi perempuan. Metode yang digunakan adalah analisis visual sinematik kualitatif interpretatif, yang mencakup elemen pembingkaian, penempatan karakter, dan komposisi spasial. Kerangka teoritis studi ini didasarkan pada teori tatapan laki-laki Laura Mulvey (1975), teori representasi Stuart Hall, dan teori dekonstruksi Jacques Derrida. Analisis menemukan bahwa film ini menolak konvensi sinematik patriarki. Pembalikan komposisi visual, penempatan tubuh laki-laki sebagai objek representasi, dan penolakan sinematik terhadap dramatisasi kekerasan seksual berfungsi sebagai strategi dekonstruktif yang tertanam dalam pilihan pengambilan gambar. Studi ini menekankan bahwa keputusan sinematografi teknis bukan hanya masalah estetika, tetapi lebih merupakan bidang ideologis di mana dominasi patriarki dibongkar atau bahkan direproduksi.
Copyrights © 2026