Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi generasi muda yang mulai mengalami penurunan semangat kebangsaan akibat pengaruh globalisasi dan pergeseran nilai budaya. Nilai-nilai seperti cinta tanah air, gotong royong, dan rasa bangga terhadap budaya sendiri mulai terkikis oleh gaya hidup modern yang cenderung individualistis. Menyikapi hal ini, sekolah dasar memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. SD Negeri 1 Slogohimo merupakan salah satu sekolah yang menanamkan nilai karakter semangat kebangsaan melalui program macapat dan karawitan. Program ini tidak hanya berfungsi sebagai kegiatan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi upaya pembiasaan dan pembelajaran nilai karakter melalui seni tradisional. Melalui lantunan tembang macapat dan kegiatan latihan karawitan, siswa dibiasakan untuk belajar disiplin, bekerja sama, menghormati guru, serta mencintai budaya bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk dan proses upaya penanaman nilai karakter semangat kebangsaan melalui program macapat dan karawitan, (2) mengetahui hasil dan perubahan karakter siswa yang muncul, serta (3) menganalisis faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan macapat dan karawitan menjadi media efektif dalam menanamkan karakter semangat kebangsaan karena mengintegrasikan nilai budaya lokal dengan pembentukan sikap nasionalis, disiplin, dan tanggung jawab pada siswa sekolah dasar
Copyrights © 2026