Indonesia beriklim tropis dan terletak di garis khatulistiwa. Karena letak Indonesia di garis khatulistiwa, maka Indonesia terpapar sinar matahari dengan intensitas tinggi. Paparan sinar matahari yang masuk dapat menimbulkan bahaya, yaitu kerusakan pada kulit akibat radiasi sinar ultraviolet (UV). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan tentang tabir surya dengan perilaku penggunaan tabir surya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan pada mahasiswa Universitas Mangku Wiyata Cilegon. Teknik pengumpulan data menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 101 responden. Dengan instrumen kuesioner yang telah diuji validitas. dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji spearman rank. Sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (42,57%) dan perilaku baik (68,31%). Dari uji spearman rank diperoleh nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05), dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,512. Sehingga terdapat hubungan yang kuat dan searah antara pengetahuan dengan perilaku penggunaan tabir surya pada mahasiswa Universitas Mangku Wiyata Cilegon
Copyrights © 2026