Interaksi sosial merupakan aspek penting dalam perkembangan anak dengan disabilitas fisik di sekolah inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran peer mentoring dalam mendukung interaksi sosial anak dengan disabilitas fisik (limb hypoplasia) di sekolah inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SD Negeri 06 Piai Tangah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan anak dengan disabilitas fisik (limb hypoplasia), teman sebaya, guru kelas, dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peer mentoring berlangsung secara alami melalui bantuan, kerja sama, dan dukungan teman sebaya dalam kegiatan akademik maupun nonakademik. Interaksi tersebut mendorong peningkatan komunikasi dan partisipasi sosial anak di lingkungan sekolah. Meskipun pelaksanaannya belum didukung oleh program yang terstruktur, peer mentoring memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai salah satu strategi dalam memperkuat implementasi pendidikan inklusif. Penelitian ini terbatas pada satu partisipan dan satu sekolah inklusif sehingga temuan belum dapat digeneralisasi. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya disarankan melibatkan partisipan dan lokasi penelitian yang lebih beragam serta mengkaji pengembangan model peer mentoring yang lebih terstruktur.
Copyrights © 2026