Latar Belakang: Kecelakaan kerja merupakan kejadian tidak terduga saat bekerja yang dapat menyebabkan cedera maupun kerugian. Pekerja sortir sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) memiliki risiko tinggi mengalami kecelakaan kerja akibat paparan benda tajam, bahan berbahaya, serta kondisi lingkungan kerja yang tidak aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja sortir sampah di TPA Talang Gulo Kota Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi pekerja berjumlah 34 orang, dan seluruh populasi tersebut dijadikan sampel dengan menggunakan teknik total sampling, sehingga diperoleh 34 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar checklist, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja dalam satu tahun terakhir sebanyak 24 responden (70,6%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,045) dan penggunaan alat pelindung diri (p=0,045) dengan kejadian kecelakaan kerja. Sementara itu, variabel umur (p = 0,437), jenis kelamin (p=1,000), masa kerja (p=1,000), pengetahuan K3 (p=1,000), dan perilaku K3 (p=0,437) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian kecelakaan kerja. Kesimpulan: Faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja pada pekerja sortir sampah di TPA Talang Gulo Kota Jambi adalah tingkat pendidikan dan penggunaan APD, sedangkan variabel lainnya tidak berhubungan secara signifikan.
Copyrights © 2026