Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi harga, kualitas layanan, dan kemudahan user interface/user experience (UI/UX) terhadap kepuasan pengguna aplikasi transportasi online di Medan. Metode: Pendekatan kuantitatif dengan regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 589 responden pengguna Gojek, Grab, dan InDriver. Variabel independen diukur dengan skala Likert 5 poin: persepsi harga (X1), kualitas layanan (X2), dan kemudahan UI/UX (X3); variabel dependen adalah kepuasan pengguna (Y). Model diestimasi menggunakan HC3 heteroscedasticity-consistent standard errors. Hasil: Kemudahan UI/UX memiliki pengaruh paling dominan terhadap kepuasan pengguna (β = 0,42–0,56, p < 0,001) di ketiga aplikasi. Kualitas layanan berpengaruh signifikan namun lebih rendah (β = 0,21–0,31). Persepsi harga tidak signifikan. Model menjelaskan 73–86% varians kepuasan (R² = 0,73–0,86). Kesimpulan: Pengembangan antarmuka pengguna yang responsif dan intuitif menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kepuasan pengguna aplikasi transportasi online, melebihi strategi penetapan harga.
Copyrights © 2026