Pemeriksaan kehamilan adalah sebuah pelayanan bertujuan meningkatkan kesehatan ibu hamil dan janin yang diberikan oleh tenaga kesehatan profesional. Tingginya angka kematian ibu dapat dicegah dengan rutinnya kunjungan dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan melalui (ANC) secara rutin dan teratur. Tingginya angka kematian ibu dapat dicegah dengan rutinnya kunjungan dapat dicegah dengan pemeriksaan kehamilan melalui (ANC) secara rutin dan teratur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan (antenatal care). Penelitian ini menggunakan desain atau rancangan cross sectional. Populasi adalah ibu hamil sebanyak 85 responden. Teknik pengambilan sampel ini dengan menggunakan insidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Teknis analisis diatas mengunakan analisa univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian ini Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan yaitu, pendidikan (nilai p-value 0,001), usia (nilai p-value 0,001), paritas (nilai p-value 0,001), pekerjaan (nilai p-value 0,001). Kesimpulan penelitian ini ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang pemeriksaan kehamilan.Ibu hamil lebih mempersiapkan kehamilannya dengan cara mencari informasi-informasi tentang kehamilan agar dapat mengetahui keadaan ibu dan janin selama kehamilan serta mencegah sedini mungkin komplikasi yang mungkin komplikasi yang kemungkinan terjadi selama kehamilan.
Copyrights © 2026