Riset ini dirancang guna mengevaluasi efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education yang disokong media simulasi minimarket terhadap perkembangan koneksi matematis siswa pada materi aritmatika sosial. Prosedur metodologi bersandar pada rumpun kuantitatif jenis pra-eksperimental dengan skema one group pretest-posttest. Subjek pengamatan berfokus pada 24 siswa kelas VII MTs Nurul Huda periode akademik 2025/2026, dengan mekanisme total sampling sebagai dasar penentuan seluruh anggota populasi menjadi subjek kajian utuh. Penelitian menggunakan instrumen pretest serta posttest berbentuk soal uraian sesuai 3 indikator kemampuan koneksi matematis: (1) pengenalan dan penerapan relasi antargagasan matematika, (2) penguasaan keterpaduan konsep matematika secara utuh, serta (3) mengimplementasikan matematika pada konteks di luar bidang matematika. Analisis data dieksekusi secara komprehensif melalui operasi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene’s test, uji paired sample t-test, dan komputasi N-Gain. Hasil riset menyingkap bahwa nilai rata-rata posttest berada di atas nilai rata-rata pretest. Secara statistik, hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai t = -12,805 dengan koefisien sig = 0,000 ( ), yang menandakan adanya transformasi signifikan pada koneksi matematis siswa akibat intervensi. Selanjutnya, perolehan rata-rata skor N-Gain mencapai 0,5758 memperkuat kesimpulan mengenai adanya akselerasi kemampuan koneksi matematis siswa yang masuk dalam rentang kategori sedang hingga tinggi. Temuan penelitian membuktikan bahwa pembelajaran kontekstual melalui pendekatan RME dan media simulasi konkret seperti mini-market simulation secara efektif meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa pada materi aritmatika sosial.
Copyrights © 2026