Perubahan teknologi digital memengaruhi cara mahasiswa belajar, termasuk beralihnya kebiasaan mencatat ke dokumentasi digital menggunakan smartphone. Perubahan ini menimbulkan pertanyaan mengenai hubungannya dengan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pergeseran aktivitas mencatat ke dokumentasi digital terhadap pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 30 mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Nggusuwaru yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui angket dokumentasi digital serta tes pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokumentasi digital berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 78,63. Hasil regresi menunjukkan bahwa dokumentasi digital memiliki pengaruh terhadap pemahaman konsep (Sig. = 0,001; R² = 0,386) dan kemampuan pemecahan masalah (Sig. = 0,003; R² = 0,344). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pergeseran aktivitas mencatat ke dokumentasi digital berkaitan dengan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa kemudahan menyimpan materi melalui dokumentasi digital belum cukup untuk meningkatkan kualitas belajar tanpa disertai keterlibatan aktif mahasiswa dalam mengolah informasi.
Copyrights © 2026