Pada pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama (SMP), siswa masih mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal matematika yang berbentuk pemecahan masalah dan masih banyak siswa yang hanya mampu melaksanakan pada tahap awal yaitu menuliskan hal yang diketahui saja. Riset ini dirancang untuk mendeskripsikan penerapan tahapan Polya terhadap pemecahan masalah matematika kelas VIII SMP Shidqia Islamic School materi luas permukaan prisma segitiga, serta menganalisis dampak kemampuan pemecahan masalah matematika siswa terhadap hasil belajar matematika kelas VIII. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mendeskripsikan dan menganalisis secara mendalam tentang implementasi pemecahan masalah, dampaknya terhadap hasil belajar, serta kendala yang dihadapi siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik pengamatan terstruktur, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Data kemudian diproses menggunakan model analisis deskriptif kualitatif dengan mengadopsi model analisis data interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana, diperoleh mayoritas siswa berada pada kategori tinggi dengan jumlah 2 siswa atau sebesar 100%. Sementara itu, kategori sedang dan rendah masing-masing terdiri atas 2 siswa dengan persentase sebesar 68% dan 40%. Studi ini menegaskan bahwa pemecahan masalah berdasarkan Teori Polya terbukti efektif dalam memfasilitasi analisis kemampuan pemecahan masalah matematis pada pembelajaran matematika tingkat SMP. Penerapan tahapan Polya dalam pemecahan masalah matematika pada materi luas permukaan prisma segitiga menunjukkan perbedaan kemampuan pada setiap kategori siswa.
Copyrights © 2026