Program pengabdian kepada masyarakat "A Day in My Life" dilatarbelakangi oleh masih rendahnya efektivitas pembelajaran bahasa Inggris di sekolah dasar yang cenderung bersifat konvensional dan kurang kontekstual. Hal ini berdampak pada rendahnya keterlibatan dan pemahaman siswa dalam menggunakan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Inggris melalui pendekatan interaktif berbasis aktivitas sehari-hari (daily activities). Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi, perancangan, implementasi, dan evaluasi kegiatan. Kegiatan pembelajaran dilakukan dengan menggunakan teknik interaktif seperti role play, Talk Time, serta permainan bahasa yang dikemas melalui konsep gamifikasi untuk melibatkan partisipasi aktif siswa. Hasil kegiatan menunjukkan capaian yang sangat positif, di mana 85% siswa menunjukkan partisipasi aktif, yang berarti telah berhasil memenuhi target indikator keberhasilan (). Selain peningkatan keaktifan, siswa juga menunjukkan peningkatan pemahaman kosakata dalam konteks sederhana, keterampilan pengucapan, serta keterampilan sosial yang lebih kolaboratif. Guru mitra juga memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Program ini menunjukkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris berbasis konteks kehidupan sehari-hari efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Oleh karena itu, pendekatan ini penting untuk diterapkan secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar.
Copyrights © 2026