Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan model Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan memahami bacaan pada siswa sekolah dasar. Kemampuan memahami bacaan merupakan keterampilan krusial karena mendukung keberhasilan belajar di berbagai mata pelajaran. Namun banyak siswa masih kesulitan menangkap isi bacaan, memiliki kosakata yang terbatas, dan kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka melalui pengumpulan sumber-sumber seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan penerapan PBL dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa model PBL meningkatkan keaktifan siswa melalui kegiatan membaca, diskusi, kerja kelompok, dan pemecahan masalah. Siswa menjadi lebih kritis, percaya diri, serta lebih mudah memahami isi bacaan dan menuangkan ide dalam tulisan sederhana. Selain itu, penerapan asesmen formatif membantu guru memantau perkembangan belajar siswa secara berkelanjutan. Kendala seperti keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan siswa dapat diatasi melalui perencanaan pembelajaran yang baik dan bimbingan guru yang optimal. Dengan demikian, model PBL efektif untuk meningkatkan kemampuan memahami bacaan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026