Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), khususnya pada perencanaan pembelajaran yang belum mengintegrasikan aspek literasi. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa sumber bacaan masih terbatas, metode pembelajaran cenderung monoton, serta kemampuan literasi peserta didik yang beragam belum terakomodasi dengan baik. Hal ini berdampak pada rendahnya pemahaman dan partisipasi aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji model perencanaan pembelajaran berbasis literasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran PPKn. Metode yang digunakan berupa kajian literatur dengan mengumpulkan berbagai referensi dari jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran berbasis literasi mampu mendorong kemampuan berpikir kritis, meningkatkan minat belajar, serta membantu guru dalam menyesuaikan pembelajaran dengan karakteristik peserta didik. Dengan demikian, model ini dapat digunakan sebagai alternatif solusi dalam mengatasi permasalahan pembelajaran PPKn.
Copyrights © 2026