Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi kerusakan pada Pelabuhan Parit 21 melalui observasi lapangan secara langsung. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif berdasarkan dokumentasi visual, pencatatan lapangan, serta identifikasi jenis kerusakan pada elemen infrastruktur pelabuhan. Hasil observasi menunjukkan bahwa beberapa komponen utama mengalami kerusakan, terutama pada dermaga beton, tangga akses, pagar pengaman, dan saluran drainase. Kerusakan yang ditemukan meliputi retak, spalling, korosi pada elemen baja, genangan air, serta pertumbuhan vegetasi liar di sekitar area pelabuhan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya degradasi struktur akibat paparan lingkungan pesisir, usia layanan yang panjang, dan kurangnya pemeliharaan berkala. Temuan ini menegaskan bahwa kerusakan yang terjadi tidak hanya berdampak pada aspek struktural, tetapi juga mengganggu fungsi operasional dan keselamatan pengguna pelabuhan. Oleh karena itu, diperlukan tindakan rehabilitasi, pengendalian korosi, pembersihan drainase, dan pemeliharaan rutin untuk menjaga keberlanjutan fungsi pelabuhan.
Copyrights © 2026