Pencegahan bullying di sekolah dasar memerlukan kemampuan guru dalam mengenali masalah pribadi dan sosial peserta didik serta memberikan bantuan awal sebelum masalah berkembang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat pemahaman guru mengenai pengembangan dan pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling untuk pencegahan bullying di Yayasan Perguruan Darussalam Ardagusema, Deli Tua. Sebanyak 16 guru mengikuti sosialisasi partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, penyampaian materi, diskusi kasus, tanya jawab, dan pengisian angket respons. Data evaluasi dianalisis secara deskriptif menggunakan persentase. Hasil menunjukkan bahwa 81% peserta menilai pengembangan layanan bimbingan dan konseling perlu atau sangat perlu, 90% menilai penguasaan layanan penting atau sangat penting, dan 97% menegaskan pentingnya pendidikan pencegahan bullying sejak dini. Sebanyak 98% peserta menghendaki pelatihan lanjutan dan 97% menyatakan puas. Kegiatan membantu guru menghubungkan observasi kelas, identifikasi awal, rujukan, dan intervensi edukatif sebagai satu rangkaian pencegahan. Pendampingan berkala dan prosedur pelaporan sederhana direkomendasikan untuk menjaga keberlanjutan program.
Copyrights © 2026