Penelitian ini mengkaji penggunaan bahasa pada plang usaha kuliner di kawasan bisnis Megamas Manado melalui pendekatan Lanskap Linguistik atau studi mengenai penggunaan bahasa pada ruang publik. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa gambar atau foto plang usaha kuliner. Data tersebut diperoleh melalui pengamatan langsung di lapangan dengan cara mendokumentasikannya dalam bentuk foto. Data yang terkumpul diklasifikasikan berdasarkan variasi atau pola kombinasi bahasa yang terdapat pada plang tersebut. Data dianalisis berdasarkan bentuk aspek lingual, yakni kata dasar, kata berimbuhan, frasa, dan klausa. Selanjutnya dideskripsikan makna denotatif, konotatif, dan diakhiri dengan penjelasan fungsi informasional dan fungsi simbolik. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat 95 tanda bahasa yang terdiri atas 46 tanda variasi monolingual, 29 tanda variasi bilingual, dan 20 tanda variasi multilingual. Tanda-tanda bahasa tersebut terdiri atas kata dasar dan kata berimbuhan yang membentuk frasa dan klausa. Beberapa tanda bahasa memperlihatkan permainan bahasa seperti abreviasi, gabungan kata, serta plesetan bunyi. Adapun tanda-tanda bahasa tersebut memperlihatkan fungsi informasional dan simbol identitas serta kebudayaan.
Copyrights © 2026