Latar Belakang: Kanker payudara merupakan penyakit multifaktorial berkontribusi terhadap kejadiannya. Klasifikasi wanita berdasarkan faktor risiko dapat efektif dalam meningkatkan metode bebas risiko dan merancang program skrining kanker payudara yang tepat sasaran. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor resiko kejadian kanker payudara di RSUD dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain Case Control, responden kelompok kasus yakni pasien terdiagnosis kanker payudara sejumlah 41 orang, kelompok kontrol adalah pasien tidak terdiagnosis sejumlah 27 orang. Pengumpulan data menggunakan kuisioner, analisis data menggunakan chi-square dan perhitungan Odd Ratio. Hasil: faktor resiko hubungan signifikan dengan kejadian kanker payudara adalah Usia Menarche, Riwayat Kanker payudara keluarga, Hormon eksogen, Obesitas (P-Value= 0,04; 0,024; 0,017; 0,033). Sedangkan Usia terdiagnosis, Usia menopause, Riwayat menyusui, riwayat kehamilan, Merokok/terpapar asap rokok, konsumsi alkohol, serta riwayat penyakit payudara (P-Value = 1,000; 0,441; 0,740; 0,685; 0,235; 0,293; 0,143) tidak ditemukan adanya hubungan. Kesimpulan: Faktor usia menarche dini, riwayat kanker payudara keluarga, penggunaan hormon eksogen, dan obesitas berhubungan dengan kejadian kanker payudara di RSUD Dr. H. Jusuf SK Kota Tarakan, peningkatan upaya deteksi dini pada kelompok berisiko tinggi, penguatan edukasi kesehatan, serta pencatatan faktor risiko secara sistematis diharapkan dapat mendukung pencegahan dan pengendalian kanker payudara secara berkelanjutan.Kata kunci: Faktor Resiko; Kanker Payudara; Kasus Kontrol
Copyrights © 2026