Digitalisasi dokumen akademik meningkatkan efisiensi pengelolaan data, namun juga menimbulkan risiko pemalsuan dan manipulasi ijazah dalam format Portable Document Format (PDF). Penelitian ini mengimplementasikan sistem verifikasi keaslian ijazah berbasis tanda tangan digital menggunakan kombinasi algoritma Rivest-Shamir-Adleman (RSA) dan Secure Hash Algorithm 256 (SHA-256). Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimental-implementatif yang meliputi identifikasi masalah, studi literatur, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan analisis hasil. Pada tahap penandatanganan, dokumen PDF diproses dengan SHA-256 untuk menghasilkan nilai hash, lalu hash tersebut ditandatangani menggunakan kunci privat RSA dan disimpan dalam berkas signature berekstensi .sig. Proses verifikasi dilakukan dengan menghitung ulang nilai hash dokumen dan membandingkannya dengan nilai hash hasil verifikasi signature menggunakan kunci publik RSA. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu mengenali dokumen asli, mendeteksi dokumen yang dimodifikasi, dan menolak signature yang tidak sesuai. Dengan demikian, kombinasi RSA dan SHA-256 terbukti efektif menjaga integritas dan keaslian dokumen ijazah digital sebagai solusi verifikasi dokumen akademik elektronik.
Copyrights © 2026