Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan manusia untuk menyampaikan gagasan, pikiran dan perasaan. Dalam kajian linguistik,salah satu bidang yang membahas pembentukan kata adalah morfologi. Salah satu kajian dalam morfologi yaitu kata majemuk, yakni gabungan dari dua kata atau lebih yang membentuk satu kesatuan makna penggunaan kata majemuk banyak ditemukan dalam karya sastra salah satunya novel yang tidak hanya menyajikan cerita tetapi juga memiliki penggunaan Bahasa yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan makna kata majemuk yang terdapat dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa serta menjelaskan implikasinya terhadap pembelajaran menganalisis kebahasaan teks cerpen di SMA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan morfologi. Data penelitian berupa kata majemuk yang ditemukan dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, mencatat, dan mengelompokkan data. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, serta mendeskripsikan bentuk dan makna kata majemuk berdasarkan teori Chaer. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 31 data kata majemuk yang terdiri atas 4 kata majemuk setara dan 27 kata majemuk tidak setara. Kata majemuk tidak setara terdiri atas 19 kata majemuk nonidiomatik dan 8 kata majemuk idiomatik. Kata majemuk setara menunjukkan hubungan sejajar antarkomponen pembentuknya, sedangkan kata majemuk tidak setara menunjukkan hubungan inti dan pewatas. Hasil penelitian dapat diimplikasikan dalam pembelajaran menganalisis kebahasaan teks cerpen di SMA sebagai sumber belajar yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Penggunaan novel populer sebagai sumber pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kata majemuk sekaligus mengembangkan kemampuan analisis kebahasaan.
Copyrights © 2026