p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Lateralisasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KATA MAJEMUK DALAM NOVEL 172 DAYS KARYA NADZIRA SHAFA DAN IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN KEBAHASAAN TEKS CERPEN DI SMA Novita Khoirun Nisa; Desyarini Puspita Dewi
Lateralisasi Vol. 14 No. 1 (2026): JULI 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v14i1.10932

Abstract

Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan manusia untuk menyampaikan gagasan, pikiran dan perasaan. Dalam kajian linguistik,salah satu bidang yang membahas pembentukan kata adalah morfologi. Salah satu kajian dalam morfologi yaitu kata majemuk, yakni gabungan dari dua kata atau lebih yang membentuk satu kesatuan makna penggunaan kata majemuk banyak ditemukan dalam karya sastra salah satunya novel yang tidak hanya menyajikan cerita tetapi juga memiliki penggunaan Bahasa yang menarik untuk dikaji. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan makna kata majemuk yang terdapat dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa serta menjelaskan implikasinya terhadap pembelajaran menganalisis kebahasaan teks cerpen di SMA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan morfologi. Data penelitian berupa kata majemuk yang ditemukan dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui membaca, mencatat, dan mengelompokkan data. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, serta mendeskripsikan bentuk dan makna kata majemuk berdasarkan teori Chaer. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 31 data kata majemuk yang terdiri atas 4 kata majemuk setara dan 27 kata majemuk tidak setara. Kata majemuk tidak setara terdiri atas 19 kata majemuk nonidiomatik dan 8 kata majemuk idiomatik. Kata majemuk setara menunjukkan hubungan sejajar antarkomponen pembentuknya, sedangkan kata majemuk tidak setara menunjukkan hubungan inti dan pewatas. Hasil penelitian dapat diimplikasikan dalam pembelajaran menganalisis kebahasaan teks cerpen di SMA sebagai sumber belajar yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan peserta didik. Penggunaan novel populer sebagai sumber pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep kata majemuk sekaligus mengembangkan kemampuan analisis kebahasaan.
ANALISIS ASPEK KEBUDAYAAN SASTRA HIBRIDA DALAM FILM HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS Afridha Falikhatul Kamilah; Novita Khoirun Nisa; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8070

Abstract

Penelitian ini membahas film Hati Suhita sebuah karya yang mengangkat tema cinta, pengorbanan, dan pencarian jati diri dalam konteks sosial budaya Indonesia. Film ini mengisahkan perjalanan seorang wanita muda bernama Suhita yang berjuang menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya, melalui karakter utama yang kuat dan cerita yang menyentuh. Penelitian mengambil pendekatan naratif yang mendalam dan penggambaran karakter yang realistis, film ini menyuguhkan pentingnya menjaga integritas pribadi dalam menghadapi tekanan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif-interpretatif. Fokus utama adalah mengkaji representasi aspek kebudayaan dan sastra hibrida yang termuat dalam film Hati Suhita karya Khilma Anis.