Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna simbolik mie ayam dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna serta relevansinya dengan pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Atas (SMA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan landasan teori semiotika Roland Barthes yang meliputi makna denotasi, konotasi, dan mitos. Data penelitian berupa kutipan-kutipan dalam novel yang mengandung simbol mie ayam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasi, menginterpretasikan, dan mendeskripsikan makna simbolik berdasarkan tiga tahap pemaknaan Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mie ayam tidak hanya dimaknai sebagai makanan, tetapi juga merepresentasikan empat makna simbolik, yaitu sebagai simbol harapan kehidupan, kematian, kesederhanaan, dan luka batin. Keempat makna tersebut dibangun melalui pengalaman hidup tokoh utama serta konteks peristiwa yang menyertainya sehingga menghasilkan makna yang lebih luas daripada fungsi literalnya. Selain itu, hasil penelitian memiliki relevansi dengan pembelajaran sastra di SMA, khususnya dalam pembelajaran apresiasi sastra dan menulis karya sastra, karena dapat dimanfaatkan sebagai alternatif bahan ajar untuk mengembangkan kemampuan peserta didik dalam menginterpretasikan makna simbolik dalam karya sastra. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kajian semiotika sastra sekaligus mendukung pembelajaran sastra yang lebih kritis, interpretatif, dan bermakna.
Copyrights © 2026