Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah kesehatan yang umum pada anak, dengan prevalensi sekitar 76% di Indonesia. Data SKI 2023 menunjukkan indeks DMF-T usia 3–5 tahun masih tinggi, sementara pemanfaatan layanan kesehatan gigi rendah (11,2%). Di Kota Kupang, edukasi kesehatan gigi masih didominasi media poster yang kurang menarik, sehingga diperlukan inovasi media edukasi seperti video Canva. Tujuan: Mengetahui peningkatan pemahaman dan motivasi ibu dengan anak usia balita tentang kesehatan gigi anak melalui video Canva. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan rancangan non-randomized pre-test and post-test control group design. Jumlah responden 84 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin (5%) dan teknik purposive sampling, kemudian dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Analisis univariat diterapkan untuk melihat distribusi frekuensi, sementara analisis bivariat digunakan untuk memeriksa perbedaan yang terjadi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil uji normalitas Shapiro–Wilk menunjukkan data tidak berdistribusi normal, sehingga digunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan signifikan pada pemahaman dan motivasi ibu sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000), dengan peningkatan yang lebih tinggi pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan: Edukasi video Canva efektif meningkatkan pemahaman dan motivasi ibu, sehingga dapat digunakan sebagai media edukasi yang inovatif dan menarik dalam upaya promosi kesehatan gigi anak. Kata kunci: ibu dengan anak usia balita, kesehatan gigi anak, motivasi, pemahaman, video Canva
Copyrights © 2026