Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuasn sosial emosional anak kelompok B2 di TK Nur Rabbi Palembang, seperti kurangnya kemampuan bekerja sama, mengendalikan emosi dan percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan meronce kangkung terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Grup Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian ini berjumlah 26 anak kelompok B2. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Paired Sampel t-test dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata skor sosial emosional anak meningkat dari 26,5 pada pretest menjadi 31,8 pada posttest dengan peningkatan sebesar 5,3 poin. Hasil uji hipotesis menunjukan nilai tabel T hitung sebesar 6,732 dengan nilai signifikansi 0,00 lebih kecil dari 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan meronce kangkung berpengaruh positif dan signifikan terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5–6 tahun kelompok B2 di TK Nur Rabbi Palembang.
Copyrights © 2026