Purwosari, East Java, is one of the regions with notable potential for tourism development. One of its most promising attractions is Jumpinang River Tubing, located in Manggihan Hamlet, Sumberrejo Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. This study aims to: (a) describe the history and general profile of Jumpinang River Tubing, and (b) analyze its development strategy using a SWOT framework. The research was conducted in Manggihan Hamlet, Sumberrejo Village, Purwosari District, Pasuruan Regency. A qualitative approach was applied, employing SWOT matrix analysis to identify internal and external factors affecting the attraction’s development. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The results indicate that Jumpinang River Tubing, officially opened on November 11, 2018, takes its name from the Jumpinang River, which in turn is named after a tree species growing along the riverbanks. The recommended development strategy focuses on minimizing existing weaknesses by capitalizing on available opportunities. This includes improving supporting facilities to attract more visitors, optimizing social media promotion to reach both tourists and sponsors, and collaborating with local micro, small, and medium enterprises (UMKM) to market regional souvenirs. Daerah yang memiliki potensi dalam pengembangan wisata salah satunya adalah Purwosari, Jawa Timur. Salah satu objek pariwisata yang potensial di sana adalah Jumpinang River Tubing. Jumpinang River Tubing terletak di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) mengetahui sejarah dan gambaran umum wisata Jumpinang River Tubing dan (b)mengetahui analisis SWOT dalam strategi pengembangan wisata Jumpinang River Tubing. Penelitian ini dilakukan di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan memanfaatkan analisis matriks SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan wisata Jumpinang River Tubing. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jumpinang River Tubing merupakan objek wisata yang terletak di Dusun Manggihan, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan. Nama objek wisata ini diambil dari Sungai yang bernama Jumpinang yang diambil dari nama pohon yang tumbuh di sekitar aliran sungai. Jumpinang River Tubing secara resmi mulai dibuka dan diresmikan pada 11 November 2018. Berdasarkan hasil penelitian, maka strategi yang tepat untuk pengembangan wisata Jumpinang River Tubing ialah dengan meminimalisir semua kelemahan (weakness) yang dimiliki dengan memanfaatkan peluang yang ada (opportunities) seperti menambah fasilitas penunjang untuk menarik wisatawan, mengoptimalisasi promosi melalui media sosial untuk menarik wisatawan sekaligus sponsor, menjual oleh-oleh khas melalui kerja sama dengan UMKM lokal.
Copyrights © 2025