Batu andesit banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai batuan bahan bangunan. Pertambangan PT. Njogo Adik di Desa Jambeyan, Kecamatan Sambirejo, Kabupaten Sragen, memilliki potensi sumber daya alam berupa batu andesit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi penyebaran batu beku di pertambangan PT. Njogo Adik menggunakan metode geolistrik dan untuk mengetahui nilai ekonomi pertambangan PT. Njogo Adik tersebut. Metode geolistrik yang digunakan adalah Konfigurasi Schlumberger dan Konfigurasi Dipole-dipole. Konfigurasi ini digunakan untuk menentukan jenis dan lapisan batuan sesuai tahanan jenis. Nilai resisitivitas yang tinggi, menandakan adanya suatu batuan beku. Hasil pemetaan geologi dalam penelitian ini dikorelasikan dengan nilai resistivitas untuk menghasilkan pemodelan resistivitas batuan. Berdasarkan pemodelan 3D menggunakan software Rockworks keberadaan batuan beku yang ada di lokasi penelitian, volume andesit ini diduga sebesar 180.888,016 m3. Persebaran resistivitas di bawah permukaan dari satu lintasan ke lintasan lainnya cenderung konsisten. Lapisan penutup berupa soil dengan nilai resistivitas 27,06 Ωm - 80,78 Ωm dengan ketebalan mencapai 4 m. Selanjutnya, di beberapa lapisan terdapat breksi yang memiliki nilai resistivitas 23,39 Ωm - 172,97 Ωm dengan ketebalan mencapai 40 m. Selanjutnya, lapisan andesit yang memiliki resistivitas 39,16 Ωm - 3578,9 Ωm dengan ketebalan mencapai 18 m yang terdapat pada semua lintasan. Potensi ekonomi batu andesit yang ada di pertambangan PT. Njogo Adik dapat dimanfaatkan untuk pertambangan selama 20 tahun dengan kapasitas 250.000 m3 per tahun. Nilai keuntungan setelah pajak keseluruhan yang didapatkan setelah 20 tahun penambangan mencapai Rp 384.198.502.098.Kata Kunci: Geolistrik, Resistivitas, Dipol-dipol, Schlumberger, Sragen
Copyrights © 2021