Law Studies and Justice Journal
Vol. 3 No. 1 (2026): Law Studies and Justice Journal

DEMOKRASI VS SYURA DALAM HUKUM TATA NEGARA ISLAM: REKONSTRUKSI KONSEPTUAL DALAM KETATANEGARAAN INDONESIA

Mubarak Mubarak (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia)
Ferdiansa Syaputra (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia)
Kurniati Kurniati (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara demokrasi dan syura dalam hukum tata negara Islam serta merekonstruksi keduanya dalam konteks ketatanegaraan Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada realitas bahwa Indonesia menganut sistem demokrasi dengan mayoritas penduduk Muslim, sehingga membuka peluang integrasi antara nilai demokrasi modern dan prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Data diperoleh dari berbagai literatur seperti, jurnal, dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan dengan mengkaji konsep demokrasi dan syura, serta mengidentifikasi persamaan, perbedaan, dan potensi integrasi keduanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa demokrasi dan syura memiliki titik temu dalam prinsip partisipasi kolektif dan keadilan, meskipun berbeda dalam sumber kedaulatan. Demokrasi cenderung bersifat prosedural, sedangkan syura menekankan dimensi moral dan spiritual. Oleh karena itu, rekonstruksi keduanya menjadi penting untuk menciptakan sistem ketatanegaraan yang lebih integratif. Integrasi nilai-nilai syura ke dalam praktik demokrasi di Indonesia diharapkan mampu memperkuat kualitas demokrasi yang tidak hanya berorientasi pada legitimasi kekuasaan, tetapi juga pada kemaslahatan dan keadilan substantif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

laju

Publisher

Subject

Law, Crime, Criminology & Criminal Justice

Description

Academically focused, the Review also appeals to the wider human rights community, including those in government, intergovernmental and non-governmental circles concerned with law, policy, and fieldwork. Review of original published articles on human rights issues in their global or national ...