Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas bahwa efektivitas pembangunan desa masih berada pada taraf yang kurang maksimal, kendati alokasi dana desa yang digelontorkan pemerintah relatif besar. Di tataran praktis, ditemukan hambatan struktural yang meliputi rendahnya sinkronisasi koordinasi antraparatur, terbatasnya kualitas sumber daya manusia, serta minimnya peran aktif masyarakat dalam menjalankan fungsi pengawasan dan evaluasi. Sebagai upaya menjawab persoalan tersebut, studi ini bertujuan untuk menguji pengaruh implementasi kebijakan tata kelola keuangan desa dan tingkat partisipasi warga terhadap efektivitas pembangunan di Desa Selaawi. Dengan mengusung pendekatan kuantitatif bersifat deskriptif-verifikatif, data primer dikumpulkan dari 98 responden melalui instrumen angket. Analisis data dilakukan dengan teknik SEM-PLS berbantuan SmartPLS, serta berlandaskan pada kerangka teoretis dari Edward III (implementasi kebijakan), Cohen & Uphoff (partisipasi masyarakat), serta Steers & Duncan (efektivitas pembangunan). Hasil uji hipotesis mengonfirmasi bahwa pelaksanaan kebijakan pengelolaan keuangan desa berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pembangunan. Selaras dengan itu, partisipasi masyarakat juga terbukti memberikan dampak positif yang signifikan. Secara simultan, kedua variabel determinan tersebut mampu menjelaskan 60% varians efektivitas pembangunan desa. Dengan demikian, optimalisasi capaian pembangunan desa dapat diwujudkan melalui sinergi antara pengelolaan anggaran yang disiplin dan pelibatan komunitas secara aktif di seluruh tahapan proses pembangunan.
Copyrights © 2026