Transformasi digital menuntut pemerintah daerah memiliki pola kepemimpinan yang lebih adaptif dan responsif. Penelitian ini bertujuan mengetahui peran kepemimpinan agile terhadap komunikasi pemerintahan berbasis digital di lingkungan Pemerintah Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 301 aparatur sipil negara yang dipilih secara proporsional. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbantuan perangkat lunak LISREL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan agile berpengaruh positif dan signifikan terhadap komunikasi pemerintahan berbasis digital, sedangkan infrastruktur teknologi informasi berpengaruh lebih besar. Secara bersama-sama, kedua faktor tersebut menjelaskan 79% varians komunikasi pemerintahan berbasis digital dengan tingkat kecocokan model yang baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan agile memiliki peran penting sebagai penggerak transformasi digital, sehingga penguatan kapasitas kepemimpinan perlu dilakukan sejalan dengan pengembangan infrastruktur teknologi.
Copyrights © 2026