Perkembangan teknologi digital menyebabkan penggunaan game online pada anak sekolah dasar semakin meningkat dan berpotensi memengaruhi kondisi emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika perubahan emosi, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab, serta mengetahui dampak perubahan emosi pada peserta didik kelas VI yang bermain game online secara intensif. Kajian penelitian didasarkan pada teori game online, emosi, dan perubahan emosi. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari dua peserta didik kelas VI sekolah dasar yang dipilih secara purposive. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis angket intensitas bermain serta kondisi emosi peserta didik. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui transkripsi wawancara dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 24 peserta didik, 58% berada pada kategori intensitas bermain rendah, 33% sedang, dan 9% tinggi. Perubahan emosi terlihat sebelum, saat, dan setelah bermain game online, seperti munculnya rasa marah, frustrasi, sensitif, dan kelelahan emosional. Faktor yang memengaruhi meliputi dorongan untuk menang, pengaruh teman sebaya, lamanya bermain, dan rendahnya pengendalian diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intensitas bermain game online memengaruhi dinamika emosi dan perilaku sosial peserta didik sekolah dasar.
Copyrights © 2026