Keberlanjutan usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat bergantung pada kualitas modal manusia, terutama dalam industri kreatif seperti Batik Jambi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sikap kerja dan kreativitas terhadap keberlanjutan usaha dengan semangat kerja sebagai variabel mediasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori, penelitian ini melibatkan seluruh populasi pengrajin Batik Jambi di kawasan sentra Jambi Seberang melalui teknik sampling jenuh. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap kerja dan kreativitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha secara langsung. Kedua variabel tersebut juga secara signifikan meningkatkan semangat kerja. Namun, ditemukan sebuah anomali di mana semangat kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha, sehingga gagal bertindak sebagai mediator. Temuan ini mengimplikasikan bahwa keberlanjutan industri batik lebih dipacu oleh profesionalisme kerja dan inovasi produk yang konkret daripada fluktuasi motivasi psikologis internal.
Copyrights © 2026