Keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi merupakan kemampuan yang penting dimiliki murid dalam pembelajaran matematika untuk mendukung tuntutan Kurikulum Merdeka. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa ketiga keterampilan tersebut pada murid sekolah dasar masih belum berkembang secara optimal karena proses pembelajaran masih berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model PCT, yang menggabungkan PBL, CTL dan TGT berbantuan Jembatan C3, dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi murid. Penelitian ini menggunakan metode PTK dengan model Kurt Lewin dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi aktivitas guru dan murid, serta keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran oleh guru berlangsung dengan sangat baik. aktivitas murid meningkat pada setiap pertemuan, dan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, serta kolaborasi berkembang hingga seluruh murid mencapai ketuntasan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model PCT berbantuan permainan Jembatan C3 mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan kolaboratif, sehingga dapat menjadi salah satu alternatif pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21 pada pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026