Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model Project Based Learning (PjBL), pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model Think Pair Share (TPS), serta perbedaan pemahaman konsep siswa antara kedua model pembelajaran pada materi ekosistem. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan quasi experiment dan rancangan posttest-only control group design. Sampel penelitian terdiri atas 27 siswa kelas eksperimen yang diajar menggunakan model PjBL dan 25 siswa kelas kontrol yang diajar menggunakan model TPS. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pemahaman konsep berbentuk esai. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model PjBL sebesar 78,58, sedangkan rata-rata pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model TPS sebesar 75,34. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model PjBL dan TPS. Nilai mean difference sebesar 3,252 menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa yang diajar menggunakan model PjBL lebih tinggi dibandingkan siswa yang diajar menggunakan model TPS. Dengan demikian, model Project Based Learning (PjBL) lebih efektif dibandingkan model Think Pair Share (TPS) dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi ekosistem kelas X SMA Negeri 3 Sengah Temila.
Copyrights © 2026